Pages

Jumat, 27 April 2012

Kalau Perlu, Persib Dilatih Ala Militer

Kalau Perlu, Persib Dilatih Ala Militer
Ketua Bomber Asep Abdul mengatakan, pelatih baru Persib kedepan harus bisa mendisiplinkan pemain, meski dengan cara militer sekalipun. - inilah.com/Syamsuddin Nasoetion
Oleh: Yuliantono
Jabar - Senin, 23 April 2012 | 16:57 WIB

INILAH.COM, Bandung - Ketua Bomber Asep Abdul mengatakan, pelatih baru Persib kedepan harus bisa mendisiplinkan pemain, meski dengan cara militer sekalipun.
Asep Abdul menilai, saat ini Maman Abdurahman belum merasa memiliki Persib, sehingga penampilan dan daya juang di lapangan belum maksimal.

"Kami berharap, pelatih baru bisa membenahi para pemain dengan baik. Sejauh ini, yang kami lihat, hanya pelatih yang disalahkan kalau prestasi tim tidak bagus," katanya.
"Seharusnya para pemain juga introspeksi. Saya berharap, pelatih baru bisa menumbuhkan rasa patriotisme para pemain. Kalau perlu, dengan cara militer sekalipun. Ini supaya disiplin pemain jadi bagus," ujar Asep Abdul kepada INILAH.COM, Senin (23/4/2012).

Asep pun berharap, para penggawa Maung Bandung harus punya rasa memiliki terhadap tim yang dibelanya, Persib Bandung.
"Yang kami lihat, mereka belum ada rasa seperti itu. Kalau mereka punya rasa memiliki, mereka pasti berjuang mati-matian untuk Persib. Itu yang kami harapkan sekarang," tandasnya.

Usai ditinggalkan Drago Mamic sebelum putaran dua Indonesis Super League (ISL) 2011/2012 dimulai, Persib kelimpungan mencari seorang sosok pelatih kepala.
Beberapa nama pelatih top sempat muncul. Mulai dari Alfred Riedl, Simon McNemeny, Robert Rene Albert hingga Jaya Hartono. Terakhir muncul nama Arcan Lurie yang mengaku siap untuk kembali meracik Persib Bandung.
Pelatih kepala Persib saat ini pun dipegang Robby Darwis yang disebut-sebut memiliki tugas menyiapkan tim, termasuk pemain muda, untuk pelatih kepala Persib musim depan.[ang]

0 komentar:

Posting Komentar